Lentera Web

Perbedaan Expired Domain, Aged Domain dan Dropped Domain : Kupas Tuntas

Sudah pernahkah Anda mendengar istilah pada web yaitu expired domain, aged domain dan dropped domain? Kemungkinan, untuk orang yang pemula tentunya sedikit memusingkan untuk mengetahui perbedaan antara expired domain, aged domain dan dropped domain.

Ya, istilah pada web ini sering kali didengar apa lagi bila seorang sedang mengurusi SEO Off Page atau back-link. Nach pada kesempatan ini, jasa web design kediri akan coba mengupas tuntas mengenai apa yang mendasari perbedaan di antara expired domain, aged domain, dan dropped domain dan bagaimana “pengaruh” yang diberikan untuk mengangkat ranking di mesin perayap.

Expired Domain

Dasar ulasan Pertama untuk ketahui perbedaan di antara expired domain, aged domain dan dropped domain ialah berkenaan expired domain. Mari kita ulas dimulai dari pengertiannya.

Pemahaman Expired Domain

Expired domain bisa disimpulkan sebagai domain yang sudah diregister oleh perorangan, usaha atau organisasi tetapi tidak dilakukan perpanjangan sesudah kontrak usai atau bahkan juga menyengaja disetop oleh pemilik domain itu.

Ada beberapa argumen kenapa orang malas untuk perpanjang domain dan cenderung pilih untuk biarkan expired begitu saja. Bisa saja hal itu karena project yang tidak berhasil, pelanggaran merk dan lain-lain. Karena telah expired, domain ini bisa juga dibeli oleh seseorang. Seringkali, expired domain yang mempunyai kualitas yang baik jadi rebutan beberapa orang karena manfaat yang diberi ada banyak.

Manfaat atau keuntungan Expired Domain adalah

Domain Authority

Sebagian orang cenderung memilih untuk beli expired domain daripada membuatnya dari pertama. Anda bisa manfaatkan content dengan domain authority yang telah ada sebelumnya pada expired domain. Anda kemungkinan berpikir bila situs dengan domain authority yang tinggi akan susah untuk didapat. Walau sebenarnya Anda bisa jadi mendapati bila Anda cermat dan tahu bagaimana menelusurinya.

Dalam penelusurannya, Anda kemungkinan harus betul – betul memeriksanya satu demi satu memakai tools seperti Ahrefs atau Majestic. Anda harus juga menimbang spamming skor yang dipunyainya dengan mengecheck ke tools – tools khusus untuk memeriksa spam skor sebuah web.

Baca Juga :   Pentingnya Digital Marketing Untuk Bisnis Anda

Back-link

Back-link ialah bagian yang punya pengaruh banyak untuk membikin SEO web bertambah. Mesin perayap seperti Google atau Bing melihat back-link untuk menilai integritas satu web. Makin baik back-link yang dipunyainya maka web itu makin mempunyai potensi untuk dapat ada di halaman satu Google.

301 Redirects

Expired domain bisa juga dijadikan 301 redirects. 301 redirects sendiri secara simpel bisa disimpulkan sebagai perpindahan permanen sebuah web atau halaman tertentu milik sebuah situs ke alamat yang lain. Walau langkah ini termasuk langkah yang cukup berefek tetapi langkah ini cukup baik untuk mengoptimalkan SEO Off Page web Anda.

Privat Blog Networks (PBN)

Point yang ini sama dengan point awalnya. Dengan memakai expired domain Anda dapat menjadikan sebagai privat website network atau PBN buat menyangga moneysite

Flipping Domain

Expired domain mempunyai harga yang lumayan tinggi. Biasanya pegiat SEO rela bayar lebih untuk bayar expired domain yang berkualitas. Ini pasti jadi kesempatan yang baru untuk tingkatkan omzet.

Kekurangan Memakai Expired Domain

Opsi yang Terbatas

Saat Anda memakai domain yang baru, sudah pasti Anda resmi memakai nama seperti yang Anda harapkan. Namun Ini tidak berlaku untuk expired domain karena nama yang ada sangat terbatas. Mendapati nama domain yang serupa dengan nama usaha Anda adalah hal yang sulit.

Harga Sangatlah Mahal

Sama seperti yang kita ketahui, expired domain biasanya mempunyai harga yang cukup mahal untuk sebagian orang daripada Anda beli domain yang baru untuk usaha Anda. Oleh karena itu, coba untuk pikirkan kembali bila ingin memakai expired domain.

Tidak Semua Back-link Bagus

Web yang mempunyai 10 back-link berkualitas lebih bagus daripada web dengan 1000 back-link yang kurang berkualitas dan condong spamming. Oleh karena itu, makin banyak jumlah back-link dalam web pasti bukan jaminan.

 

Aged Domain

Pengertian Aged Domain

Secara harfiah, aged domain bisa disimpulkan sebagai domain dari web yang telah berusia. Di mana aged domain biasanya sudah dipakai atau mungkin tidak didaftarkan dalam waktu sekian tahun.

Umur yang ditujukan merujuk pada lama waktunya satu web dikelola, tercatat dan aktif. Usia domain tercatat pada global world wide web. Untuk memeriksanya, Anda dapat memeriksa lewat cara online. Tools untuk memeriksa biasanya dapat memakai beberapa yaitu whois.sc, who.is, atau memakai tools – tools yang lain.

Lewat tools yang ini, Anda bisa menyaksikan beberapa data mulai dari di mana domain itu diregistrasi, berapakah umurnya dan data – data lengkap yang lain. Biasanya, seorang yang ingin beli aged domain mempertimbangakan dua hal. Dua hal itu yaitu lamanya waktu domain itu diurus atau juga bisa berdasar berapakah lama content itu sudah aktif dan online.

Keuntungan  Memakai Aged Domain

Umur domain dalam optimisasi SEO mempunyai peranan yang penting. Ya, umur sebuah situs sebagai factor penentu yang dapat membuat suatu situs ada di status terbaik dalam SERPs.

Baca Juga :   Cara Membuat Sitemap Sendiri di Blogger untuk Mempercepat Proses Index Google

Hal ini bukanlah sesuatu yang mengherankan sebab  mesin perayap ingin hasil yang terbaik untuk pengunjungnya. Seperti usia manusia, makin berusia seorang manusia karena itu pengalaman yang dipunyainya banyak dan akan lebih dipercayai oleh orang yang lain.

Umur pada domain memperlihatkan integritas. Aged domain biasanya dipakai seorang pegiat SEO seperti berikut :

Dipakai Sebagai PBN

Pada banyak kasus, banyak praktisi SEO yang memakai aged domain sebagai fasilitas untuk membikin PBN. Pada domain yang lain yakni expired domain sama dipakai sebagai PBN atau privat blog network. PBN dibangun untuk mengangkat status web khusus atau moneysite di mesin perayap.

Digunakan Sebagai Moneysite

Tidak cuma dipakai sebagai PBN atau privat blog network saja, aged domain bisa juga digunakan sebagai moneysite. Dengan domain authority dan back-link yang telah dipunyainya, bukanlah hal yang susah untuk membikin web dengan aged domain ini untuk menempati posisi teratas status yang terbaik di mesin perayap. Banyak pula beberapa pemain Google Adsense yang memakai moneysite.

Sebagai 301 Redirect

Selainnya dipakai sebagai dua faedah di atas, aged domain bisa juga dijadikan 301 redirects. 301 redirects sendiri secara simpel bisa disimpulkan sebagai perpindahan tetap sebuah web atau halaman tertentu punya sebuah situs ke alamat yang lain.

Kekurangan Aged Domain

Dibalik keuntungannya yang ada beberapa, ada kelemahan pada aged domain ini. Beberapa kekurangan yang dapat Anda temui saat memakai aged domain beberapa salah satunya ialah kurang fleksibelnya saat memilih nama domain. Ini karena Anda harus “bersaing” di web lelang atau auction.

Tidak cuma itu saja, kekurangan yang lain ialah harga yang mahal. Harga yang mahal ini karena harus bayar ongkos jasa domain atau renewal untuk setahun di depan. Tetapi balik lagi, silahkan untuk Anda pikirkan sendiri apakah itu semua worth it untuk Anda pakai atau mungkin tidak.

 

Dropped Domain

Penjelasan Dropped Domain

Untuk ketahui perbedaan expired domain, aged domain dan dropped domain sudah pasti kita harus cari tahu lebih dulu pemahaman dari dropped domain. Semua domain tercatat dalam waktu periode tertentu. Saat masa itu usai, maka Anda harus selekasnya mengupdatenya supaya masih tetap aktif.

Mayoritas penyedia domain itu akan memberi periode tenggang waktu untuk Anda mempertimbangkan apakah ingin diperpanjang atau mungkin tidak. Sesudah periode tenggang usai, maka pendaftar selanjutnya akan memberikan domain yang kedaluwarsa itu sebagai suatu hal yang dapat dilelang. Bila domain itu tidak ada yang beli pada proses lelang maka penyuplai domain biasanya menambah ke dalam daftar “penurunan” nama domain hingga domain itu dapat dipakai oleh khalayak luas. Dropped Domain ini nyaris serupa dengan expired domain. Untuk memperjelasnya, berikut ini ada type dari dropped domain yang perlu Anda kenali.

Baca Juga :   Jasa Landing Page Terhandal

Jenis Dropped Domain

Ada beberapa jenis dropped domain yang perlu Anda ketahui guna menguatkan proses riset pencarian domain terbaik Anda. Berikut macamnya:

Kurang 30 Hari Dari Tanggal Kedaluwarsa

Ini merupakan type pertama dari dropped domain. Biasanya, Anda mempunyai waktu 1 – 30 hari di mana Anda dapat mengembalikan nama domain Anda. Tetapi, pada periode ini, biasanya Anda akan memperoleh penalti berbentuk beberapa ongkos yang kemungkinan harus Anda bayar yang mana biasanya biaya ini lebih banyak daripada cost penyempurnaan seperti umumnya.

Lebih dari 30 Hari Sesudah Tanggal Kedaluwarsa

Apabila sudah lebih dari 30 hari semenjak tanggal kedaluwarsa domain Anda, Anda akan kehilangan hak atas nama domain Anda karena Anda telah melalui 30 hari periode tenggang dari jatuh termin awalnya. Domain Anda lalu akan tersedia di pasaran lagi untuk siapa saja yang ingin membeli.

Domain Tersedia di Pasar Lelang

Beberapa domain akan dipasarkan pada pasar lelang terhitung didalamnya dropped domain ini. Tetapi, tidak semua dapat laris terjual. Semua balik lagi ke penyedia domain di mana orang yang mendaftarkan pada penyedia nama domain itu bisa jadi memakai nama domain itu lagi walaupun sebelumnya sudah pernah dipakai.

Domain Dihapus

Dropped domain yang masuk ke kelompok ini ialah domain yang harfiah di hapus dari penyuplai domainnya. Sesudah domain ini di hapus, tidak ada catatan mengenai kehadiran nama domain ini.

Manfaat Memakai Dropped Domain

Mudah Mengeluarkan Situs Website dengan Otoritas Tinggi

Nama domain yang sesuai dan bagus susah untuk didapat dan kadang menyulitkan penyeluncuran website dengan topik atau niche tertentu. Dengan Anda membeli dropped domain ini, Anda bisa mengeluarkan situs dengan authority tinggi dengan rangking yang baik di SERPs secara cepat. Ini terang benar-benar memberikan keuntungan untuk Anda daripada Anda harus memakai domain biasa lalu mengoptimasinya dengan Jasa SEO atau SEO yang diatur sendiri dalam periode waktu lama.

Gampang untuk Redirect ke Situs Affiliate

Bila Anda memercayakan marketing affiliate dalam memperoleh pendapatan, Anda pas sekali dalam memakai dropped domain. Dropped domain bisa dipakai untuk redirect situs affiliate yang berkaitan hingga sanggup tingkatkan pendapatan Anda.

Kekurangan Dropped Domain

Trafik yang Kurang Bagus

Sangat sayang, ada banyak kasus di mana penyedia nama domain ini “mendongkrak” statistik trafik yang domain itu punyai untuk membuat nama domain itu kelihatan menarik. Biasanya, penyuplai domain lakukan ini untuk menyiapkan penjualan nama domain di pasar lelang. Melakukan hal ini tentu menjadi salah satu tanda-tanda yang jelek di mata Google Adsense atau bahkan juga Google pencarian.

Bila Anda membeli, bukan keuntungan yang Anda dapat melainkan rugi. Nach supaya terbebas dari permasalahan seperti ini, sebaiknya Anda melakukan penelitian sendiri. Penelitian riset sampai hal – hal yang detil, tidak boleh cuma berpatok pada statistik yang diberi oleh penjual semata.

Nama yang Kurang Bagus

Domain didiamkan expired begitu saja bisa jadi karena nama yang kurang “kuat” atau mungkin kurang bagus. Oleh karena itu, penting untuk Anda lakukan penelitian lebih dulu dan jangan cuman – asal asalan dalam membeli.

 

Nah itulah perbedaan expired domain, aged domain dan juga dropped domain yang wajib Anda ketahui. Jika ditanya mana yang terbaik, semuanya memiliki kekurangan dan kelebihannya masing – masing. Anda bisa menyesuaikan lagi dengan kebutuhan Anda.

Sumber : https://www.banyumedia.co.id/perbedaan-aged-domain-dropped-domain-dan-expired-domain/