Lentera Web

16 Cara Untuk Meningkatkan Kecepatan Website Wordpress Anda

cara meningkatkan kecepatan website

Cara meningkatkan kecepatan website terbukti ampuh– Anda pasti tidak mau merasakannya, membuka satu web untuk mendapat info tetapi justru menemui halaman dengan loading page lama. Begitu halnya pengunjung web Anda. Mereka bisa segera pergi meninggalkan web Anda jika info yang ada terlampau lamban ditunjukkan. Ini yang nanti berpengaruh pada alterasi pemasaran web usaha Anda.

Loading lama bisa membuat beberapa pengunjung keluar dari web Anda. Sebuah penelitian yang sudah dilakukan oleh Kissmetrics mengutarakan, rerata loading time yang dibutuhkan saat pertama terhubung web cuman sekitaran 3 detik saja.

Dalam periode panjang, web yang lamban akan berpengaruh pada Google Rangking. Sama seperti yang Anda kenali, Google tidak mengutamakan web dengan akses loading lama. Pasti ini jelek untuk usaha Anda, kan?

Dalam artikel ini kami akan secara detil membahas 16 langkah percepat loading web WordPress. Disamping gampang (Anda bisa lakukan optimisasi sendiri di rumah), beberapa point panduan di sini mempunyai konsep yang universal. Maknanya, Anda dapat mengimplementasikannya dengan platform lain.

Bagaimana Langkah Langkah Lakukan Pengujian Kecepatan Web?

Beberapa web seperti GTMetrix, Pingdom, dan Google Page Speed bisa menolong Anda lakukan analisis kecepatan web dan memberi saran sisi yang mana harus Anda optimisasi. Anda bisa memakai tool ini untuk tentukan cara yang pas Anda kerjakan, sama sesuai keadaan dan kondisi web Anda.

16 Cara Mempercepat Loading Website WordPress Anda 

1. Aktifkan Caching WordPress Anda

cara meningkatkan kecepatan website yang paling umum dilakukan dan merupakan hal fundamental yang pertama kalinya harus Anda kerjakan ialah memakai caching plugin di web WordPresss Anda. Kerjakan secara kombinasi melalui bantuan beberapa plugin seperti WP Super Cache, W3 Total Cache, dan WP Super. Pada intinya plugin caching akan bekerja dengan membuat file html statis, hingga saat diakses kembali bisa diakses lebih cepat karena tak perlu menampung script aktif yang memberatkan performa server. Disamping itu, beberapa plugin caching mempunyai peranan tambahan seperti minify file HTML, CSS, bahkan juga caching browser.

Baca Juga :   Apa itu Mastodon? Benarkah Sebagai Pengganti Twitter?

2. Lakukan Kompresi Gambar pada Website

Seharusnya Anda tidak meremehkan ini. Gambar memiliki ukuran besar pada web Anda dapat menambahkan waktu loading. Jalan keluarnya ialah lakukan optimisasi. Point utamanya, minimalkan size gambar tetapi yakinkan masih tetap kelihatan dengan resolusi yang bagus. Anda bisa menggunkan plugin WP-Smush untuk optimisasi gambar di semua web dan resolusi yang Anda peroleh masih tetap optimal. Kemudian, untuk meminimalisir size gambar, lakukan pengujian dulu memakai GTMetrix. Nanti GTMetrix akan memberi info gambar mana yang bisa Anda perkecil. Mengganti size gambar dapat Anda kerjakan secara manual dengan menggunakan Photoshop, Photoscape, dan sebagainya.

3. Pastikan WordPress Memakai Versus Up-date

WordPress sebagai basis open source yang selalu berkembang dan terus ditingkatkan. Anda selalu harus mengupdate versi terkini WordPress. Upadate dilaksanakan untuk mengupdate feature dan hilangkan bug dalam versi awalnya. Begitupun dari segi kecepatan, WordPress yang tidak up-date lebih lambat dan rawan pada teror seperti malware, virus, bahkan juga teror hacker.

4. Hapus Plugin yang Tidak Bermanfaat dalam Web

Plugin berperan untuk menolong tingkatkan performa web Anda. Namun, pastikan Anda cuman memakai plugin yang sesuai keperluan saja. Plugin yang tidak Anda pakai namun tetap dipasang akan perlambat web Anda.

Makin bertambah Anda memakai plugin, makin bertambah sumber daya yang Anda perlukan. Ini tentu saja akan memengaruhi perform web. Maka dari itu, pakai plugin dengan maksimal, cukup pakai satu plugin dengan peranan yang serupa atau Anda dapat lakukan instalasi satu plugin dengan beberapa peranan.

Jika sekarang ini Anda telah memakai banyak plugin dan kebingungan plugin mana saja yang hendak di uninstal, karena itu pakailah Plugin Performnce Profiler. Hingga nanti Anda akan mengetahui plugin mana yang masih tetap Anda pakai atau bahkan juga Anda hapus.

5. Memakai CDN (Konten Delivery Network)

CDN akan membantu web Anda bisa lebih cepat dicapai dari lokasi mana saja. Bila secara umum lokasi server memengaruhi kecepatan akses, CDN akan membuat web Anda cepat dijangkau dari lokasi mana saja. Jaringan CDN ada di penjuru dunia dan menyimpan file statis web Anda. Dimana saja lokasi server Anda, pengunjung web akan memperoleh info dari CDN paling dekat hingga web menjadi lebih cepat dijangkau.

Sebagai contoh, lokasi server Anda di Amerika Serikat dan pengunjung web ada di Indonesia. Beberapa pengunjung akan memperoleh info dari CDN paling dekat, bukan langsung dari server Anda di Amerika Serikat

Baca Juga :   Manfaat dan Kelebihan Google Ads dan Facebook Ads Untuk Bisnis

6. Pilih Tema yang Enteng, Cepat, dan Asli

Ketika menentukan tema untuk WordPress, jangan cuman melihat dari penampilan saja. Sebaiknya anda pilih tema yang tidak begitu berat, sehingga saat diakses tidak memberatkan load web Anda. Benar-benar disayangkan jika pengunjung web Anda belum mendapatkan informsi penting web karena tema Anda yang terlampau berat. Disamping itu, seharusnya Anda memakai tema WordPress premium yang memberikan dukungan SEO supaya lebih disukai mesin perayap serta lebih diprioritaskan oleh Google.

7. Lakukan Optimisasi Database

Beragam aktivitas di web WordPress Anda akan meningkatkan kerja dan database makin berat. Web WordPres Anda tentu saja makin hari makin mengalami perkembangan Komentar SPAM, tags yang tidak dipakai, bahkan juga koreksi yang kebanyakan akan memberatkan database yang menyebabkan web makin lelet. Untuk membersihkan, Anda bisa memakai plugin WP-Optimize yang telah ada di WordPress Anda. Cukup kerjakan instal dan aktifkan dan Anda bisa mengatur secara penuh web WordPress Anda.

8. Jangan Langsung Unggah Video di WordPress Anda, Pakai Embed URL

Jika Anda akan menyelipkan video dalam post atau web, seharusnya Anda janganlah buru-buru langsung mengunggahnya. Anda bisa memakai sarana embed video dari Youtube sertakan pada editor WordPress. Nanti video ini akan diperlihatkan secara automatis saat publish.

Jika Anda menambah video langsung pada web, ini cuman akan memberatkan performa web dan habiskan bandwidth hosting Anda, sekalinya Anda memakai hosting murah unlimited. Optimisasi ini cukup efisien tingkatkan kecepatan web Anda, terlebih bila Anda banyak tampilkan content video.

9. Aktifkan Kompresi Gzip

Saat Anda memakai kompresi Gzip loading web WordPress Anda jadi makin cepat. Kompresi gzip berperan untuk mengecilkan kapasitas file web CSS, HTML, javascript, json, xml atau font. Selainnya percepat loading web, sumber daya server dan bandwidth hosting Anda akan menjadilebih irit.

Memakai langkah ini, pengunjung web Anda pasti berasa lebih senang karena tak perlu menanti lama untuk terhubung web. Langkah aktifkan kompresi Gzip dapat Anda kerjakan dengan manual lewat cPanel. Login cPanel hosting Anda, selanjutnya tulis dan copy code berikut dan paste pada.htacess Anda.

<IfModule mod_filter.c>
 <IfModule mod_deflate.c>
     AddOutputFilterByType DEFLATE "application/atom+xml" \
                                   "application/javascript" \
                                   "application/json" \
                                   "application/ld+json" \
                                   "application/manifest+json" \
                                   "application/rdf+xml" \
                                   "application/rss+xml" \
                                   "application/schema+json" \
                                   "application/vnd.geo+json" \
                                   "application/vnd.ms-fontobject" \
                                   "application/x-font-ttf" \
                                   "application/x-javascript" \
                                   "application/x-web-app-manifest+json" \
                                   "application/xhtml+xml" \
                                   "application/xml" \
                                   "font/eot" \
                                   "font/opentype" \
                                   "image/bmp" \
                                   "image/svg+xml" \
                                   "image/vnd.microsoft.icon" \
                                   "image/x-icon" \
                                   "text/cache-manifest" \
                                   "text/css" \
                                   "text/html" \
                                   "text/javascript" \
                                   "text/plain" \
                                   "text/vcard" \
                                   "text/vnd.rim.location.xloc" \
                                   "text/vtt" \
                                   "text/x-component" \
                                   "text/x-cross-domain-policy" \
                                   "text/xml"
 </IfModule>
</IfModule>


10. Minify CSS, Javascript, dan HTML

Pastikan file-file Anda tidak memperberat akses web Anda. Pastikan file-file web Anda tidak memberatkan load web. Lakukan minify pada file-file CSS, Javascript, dan HTML di web Anda dengan bantuan beberapa plugin seperti WordPress Minify dan W3 Total Cache.
Dengan Memakai plugin berikut Anda bisa membuat Anda tak perlu lakukan minify lewat cara manual.

Baca Juga :   Penyebab Website Terkena Deindex Google dan Tips Cara Mengatasinya

11. Batasi Jumlah Content Per Halaman

Tunjukkan content unggulan Anda pada halaman khusus. Namun, seharusnya Anda tidak langsung menempatkan semua content yang berada di sana. Waktu load web akan menyusut secara signifikan dengan batasi jumlah penampilan posting setiap halamannya. Sekitar 5 sampai 7 posting pasti semakin lebih memudahkan dibanding 10-15 posting setiap halaman. Lihat ini dengan cermat dan web Anda bisa tampil lebih cepat.

12. Disable Peranan Trackback dan Pingback

cara meningkatkan kecepatan website berikutnya adalah Disable Trackback dan pingback. Dua aktivitas ini bisa membuat web WordPress makin cepat terindeks mesin perayap. Namun, feature ini sering digunakan oleh beberapa spammer untuk memperoleh back-link automatis. Spamming yang dikirim makin lama bisa menjadi sampah di database WordPress Anda. Ini, sudah pasti, bisa mengakibatkan loading web jadi lebih lamban. Untuk menonaktifkan, silahkan pakai plugin namanya Disable XML-RPC Pingback.

13. Menempatkan CSS pada Header dan JS di Footer

Javascript sebagai klien side progamming. File itu digerakkan dari sisi situs browser client, bukan dari segi webserver Anda. Karena itu, tempatkan file-file JS footer pada bagian bawah/footer supaya webserver bisa berisi halaman lebih dulu sampai usai dan dari sisi client menyelesaikan file js. Dengan tempatkan load script yang sama sesuai, web Anda bisa lebih cepat dijangkau.

14. Kurangi Query Database

Request database WordPress ke server benar-benar punya pengaruh pada kecepatan web. Sebaiknya anda kurangi pemakaian tabel database dengan query tinggi. Jika Anda tidak mengetahui tabel database mana yang memperberat server, silahkan pakai plugin Query Monitor. Plugin ini akan menolong Anda lakukan pengujian database. Info query database yang memberatkan perform server atau query yang lamban dapat Anda lihat memakai plugin ini secara mudah.

15. Aktifkan HTTP Keep-Alive

HTTP Keep-Alive sebuah cara untuk percepat loading web dengan mempertahakan supaya ketika web Anda dijangkau, request file ke server tidak berulang-ulang. Anda bisa aktifkan secara mudah lewat.htaccess. Tulis code berikut untuk mulai.

<IfModule mod_headers.c>
 Header set Connection keep-alive
 </IfModule>

16. Hapus Query String dari Sumber Statis

Langkah percepat web website WordPress paling akhir yang diulas dalam artikel ini ialah hapus query string dari sumber statis. Hilangkan query statis seperti style-sheet dan Javascript akan memengaruhi kecepatan web Anda karena penghilangan cache tidak bisa dilaksanakan.
Anda tak perlu bingung, plugin Remove Query String From Static Resource akan menolong Anda.

Langkah percepat loading web WordPress di atas bisa Anda coba aplikasikan pada web secara mudah.
Namun jika Anda mengalamai kesulitan saat menerapkan semua cara ini, Anda bisa langsung menghubungi jasa desain website di malang. Akan kami bantu load website anda menjadi cepat.
Kecepatan memang poin utama, tetapi bukan salah satu hal yang perlu jadi perhatian. Anda harus juga memerhatikan hal-hal lain seperti bagaimana membuat web menarik secara visual, content web yang berguna dan keamanan web WordPress keseluruhannya.

Kami berharap cara meningkatkan kecepatan website WordPress di atas bisa berguna untuk Anda. Sesudah lakukan optimisasi, janganlah lupa untuk lakukan pengujian kembali.